Harga CPO diperkirakan capai US$1.200 per ton
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) bertahan pada kisaran US$1.000-US$1.200 per ton hingga semester I/2011.
Sekretaris Jenderal Gapki Joko Supriyono menuturkan pasar minyak nabati global masih memiliki prospek bagus pada tahun ini, terkait dengan peningkatan produksi dan konsumsi.

"Prospeknya sangat bagus, karena peningkatan permintaan sangat tinggi, lebih tinggi dari pasokan. Selain itu, ada kemungkinan terjadi kekurangan pasokan," katanya dalam konferensi pers, siang ini.

Menurut para analis, kata dia, total permintaan komoditas kelapa sawit dunia pada tahun ini diperkirakan naik signifikan sebesar 4,5 juta ton menjadi 149,5 juta ton.

Adapun, produksi diperkirakan hanya meningkat sebesar 3,5 juta ton menjadi 148 juta ton. Kondisi tersebut diperkirakan akibat kondisi produksi kedelai di Brasil dan Argentina yang tidak terlalu bagus pada tahun ini.

"Minyak kelapa sawit memiliki peluang pertumbuhan, karena berperan sangat besar sebagai substitusi," katanya.

Dia memperkirakan penambahan produksi minyak kelapa sawit dunia mencapai 2,5 juta ton dan Indonesia berkontribusi sekitar 1,8 juta ton-2 juta ton



Bisnis Indonesia,
12 Januari 2011

Senin, 31 Januari 2011 04:10